Monthly Archives:March 2016

Bymedialp3_unnes

Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran

Dalam rangka meningkatkan kompetensi dosen dalam pengembangan media pembelajaran, Pusat Pengembangan Kurikulum, Media Pendidikan, MKU dan MKDK LP3 Universitas Negeri Semarang akan menyelenggarakan pelatihan pengembangan media bagi Dosen Universitas Negeri Semarang. Pelatihan akan dilaksanakan pada Rabu-Kamis, 23-24 Maret 2016 di Hotel Aston Semarang.

“Pelatihan ini fokus pada pengembangan aplikasi mobile menggunakan App Inventor 2 dengan hasil akhir berupa projek aplikasi berbasis Android”, kata Dr. Isnarto, M.Si, Kapusbang Kurikulum, Media Pendidikan MKU dan MKDK. Pelatihan ini dibatasi untuk 40 (empat puluh) peserta pendaftar pertama. Bagi dosen UNNES yang berminat untuk mengikuti pelatihan ini, silakan isi aplikasi berikut ini. Pendaftaran dibuka sampai 11 Maret 2016 atau setelah pendaftar mencapai 40 orang.

Syarat Peserta Pelatihan:

  1. Dosen UNNES (Tetap/Kontrak)
  2. Mempunyai Akun Gmail
  3. Mempunyai HP berOS Android

PENDAFTARAN PESERTA

ByNoor Said

“SIBUNGMA” wong Jawa nanging ora bisa basa Jawa

Apakah kamu Wong Jowo? Kalau begitu, ada baiknya kalau kamu mulai perhatian lagi dengan budaya dan bahasa nenek moyangmu ini. Sadarkah kalau beberapa anak muda jaman sekarang, termasuk kamu — kita, yang keturunan Jowo ini semakin hari semakin terkikis budayanya dan sudah banyak yang gak paham dengan bahasa daerah kita sendiri?

Bahasa Jawa adalah bahasa yang dikenal paling susah di dunia. Hal ini terjadi karena dalam bahasa ini ada 3 tingkatan bahasa yang digunakan untuk hal berbeda. Misal bahasa untuk mengobrol dengan orang seumur, dengan orang yang lebih tua dan untuk orang yang sangat dihormati semisal guru atau mungkin pembesar. Tidak semua orang Jawa mampu melakukannya. Biasanya mereka akan menggunakan Bahasa Indonesia jika bingung dengan bahasa yang lebih halus.

Saat kita masih kecil sekolah di SD dan SMP, Bahasa Jawa adalah salah satu pelajaran yang dianggap penting. Meski hanya berupa muatan lokal, namun perannya membuat kita semua mengetahui apa-apa saja terkait dengan bahasa yang sering kita gunakan.

Hal semacam ini tidak akan dirasakan oleh anak-anak zaman sekarang. Pelajaran Bahasa Jawa akhirnya digantikan dengan bahasa yang katanya lebih hebat. Misal bahasa asing seperti Bahasa Inggris dan juga Bahasa Jepang. Jika di sekolah saja sudah mulai ditiadakan, lantas anak-anak akan belajar bahasa daerahnya di mana?

Berikut salah satu produk dengan Aplikasi Adobe Flash Player berjudul “SIBUNGMA” inovasi untuk mengenalkan tembung krama yang menarik dan menyenangkan. Berisikan tembung Wilangan, Sesulih, Kriya dan Aran. Oleh Rina Wulandari, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES. Skripsi disusun sebagai suatu proses kegiatan akademik untuk memberikan kontribusi terhadap penelitian bidang pendidikan.

Penting untuk kita saksikan disini dan dapat juga diunduh disini.

Tak ada salahnya belajar berbicara bahasa Jawa. KALAU BUKAN KAMU, siapa lagi yang akan melestarikan bahasa dan budaya warisan nenek moyangmu ini?

http://www.lensaterkini.web.id/2015/11/5-alasan-mengapa-bahasa-jawa-semakin.html#ixzz4Go0UxPDG
http://www.hipwee.com/daripembaca/jangan-ngaku-bangga-jadi-wong-jowo-kalau-belum-menerapkan-5-hal-ini-dalam-kehidupanmu/