Author Archives: Noor Said

ByNoor Said

Alat Peraga Matematika

Membelajarkan matematika pada siswa adalah mengajak siswa untuk memahami objek yang abstrak. Sementara itu, siswa yang belajar di Sekolah Dasar berfikir dengan hal nyata atau konkrit. Dengan konsep berfikir seperti itu, maka mereka akan lebih bisa memahami ketika pada saat belajar dibantu dengan benda konkrit, dalam hal ini adalah alat peraga (alat bantu) pembelajaran. Ketersediaan alat bantu, bukan jaminan anak akan memahami pembelajaran.  Aspek lain adalah bagaimana guru bisa memanfaatkan alat bantu, dan bagaimana guru menyampaikan materi tersebut pada siswa.

Video dapat di tonton atau di unduh di sini.

 

ByNoor Said

OZON di Bumi Sudah Rusak…!!!

Saat ini lingkungan hidup menjadi salah satu isu utama dalam wacana semua tingkat, baik nasional maupun internasional. Hal ini tidak lepas dari timbulnya kesadaran bahwa fenomena perubahan alam yang banyak menimbulkan bencana ini juga disumbang oleh perilaku manusia. Kesadaran bahwa manusia adalah makhluk ekologis yang juga masuk dalam jaringan ekosistem yang luas membuat manusia harus selalu mempertimbangkan faktor lingkungan dalam setiap kegiatan maupun pembangunan.

Ozon adalah gas beracun sehingga bila berada dekat permukaan tanah akan berbahaya bila terhisap dan dapat merusak paru-paru. Sebaliknya, lapisan ozon di atmosfer melindungi kehidupan di bumi karena ia melindunginya dari radiasi sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker. Menipisnya lapisan ozon dalam atmosfer bagian atas diperkirakan menjadi penyebab meningkatnya penyakit kanker kulit dan katarak pada manusia, merusak tanaman pangan tertentu.

”Hal ini terjadi karena banyak sekali perilaku hidup manusia yang tanpa disadari menyebabkan kerusakan ozon,”

Cara mengatasi masalah ini dengan cara mengubah perilaku manusia. Masyarakat harus disadarkan bahwa manusia harus hidup lebih lama dengan suasana nyaman dan aman. Edukasi yang disampaikan itu bisa dalam bentuk cerita dan bukti nyata supaya warga tergerak hatinya untuk hidup dengan cara yang lebih baik.

“Banyak kebiasaan masyarakat yang tdak sesuai dengan pola back to nature seperti menyalanya pesawat TV tanpa ada yang menontonnya. Padahal, energi litrik berasal dari solar. Sedangkan, solar tidak bisa diperbarui dan pembakarannya sendiri menyebabkan kerusakan lapisan ozon”

 SALAH SATU CONTOH DARI EFEK PENIPISAN OZON ADALAH GLOBAL WARMING.

Video Simulasi penipisan lapisan ozon, proses dan dampaknya ini adalah salah satu wujud dari program Universitas Konservasi dengan memasukkan mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup sebagai mata kuliah umum yang wajib diambil oleh mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Universitas Negeri Semarang mencanangkan diri sebagai Universitas Konservasi sebagai jalan untuk ikut berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan dan juga dalam rangka masuk dalam jajaran universitas kelas dunia.

Selamat menyaksikan [klik di sini]

 

http://konservasi.unnes.ac.id/wp-content/uploads/2014/02/Buku-Ajar-PLH-2014_Feb.pdf
http://archive.kaskus.co.id/thread/9533132/
https://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_ozon
ByNoor Said

Kebun Wisata Pendidikan UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) meluncurkan Bioeduwisata dan Outbound “Omah Keboen” di belakang Auditorium Kampus Sekaran Gunungpati (22/09/2015). Kebun wisata pendidikan yang diinisiasi Jurusan Biologi UNNES tersebut dibuka langsung oleh Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rektor UNNES.

Prof Fathur mengatakan, Omah Keboen ini sangat relevan dengan visi UNNES sebagai universitas konservasi. Sebab salah satu kekayaan dari konservasi yakni melindungi, melestarikan, mengkaji, dan memanfaatkan kekayaan flora dan fauna kita yang ada di Indonesia.

Kata Prof Fathur, kekayaan tersebut menjadi sebuah tantangan bagi kita, sebab banyak flora dan fauna yang sesungguhnya menjadi kekhasan di nusantara tapi ekplorasi keilmuannya oleh orang barat. Kemudian menjadi penguatan bagi keilmuan-keilmuan orang barat.

“Itu merupakan sebuah keunggulan kita.  Semakin banyak bidang keilmuan yang mengkaji secara spesifik flora dan faona kita justru akan meneguhkan kekayaan flora dan faona Indonesia dalam tradisi keilmuan,” jelas Prof Fathur.

Dr Margareta Rahayuningsih, Dosen FMIPA UNNES mengatakan, ada lima jenis layanan pada “Omah Keboen” yakni Jelajah Alam Sekitar (JAS), Rumah Sains (Rusa), Penangkaran Kuku-kupu (Nangkupu), Pelatihan Tulang Daun (Ketan) dan outbond. Selain itu ada juga fasilitas kebun bibit, rumah anggrek, zona angka dan warna, tanaman obat, tanaman langka, outbond, dan camping ground.

“Di Omah Keboen peserta bisa menikmati aktivitas yang dikemas dalam atraksi wisata yang memanfaatkan lingkungan sekitar. Sehingga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan seperti belajar, bermain dan menjelajah alam sekitar,” katanya.

Media pembelajaran ini dapat dilihat di sini.

http://kabarkampus.com/2015/09/unnes-luncurkan-kebun-wisata-pendidikan-di-kampus/
ByNoor Said

Taman Kehati UNNES

Tahukah sobat bahwa di area gunung ledek itu akan dibuat sebuah Pariwisata baru kota semarang yang akan dinamakan Wisata Kebun Raya Gunung Ledek.

Jika sobat sering main ke sampangan pasti melewati gunung ledek, yakni gunung yang berada sebelum turunan trangkil.

Sebagai kampus pendidikan berwawasan lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkomitmen dalam membuat kebun raya dan taman keanekaragaman hayati (Kehati).

Dalam pengembangan Wisata Kebun Raya Gunung Ledek ini diperlukan kajian tentang kondisi tanah serta perencanaan atau masterplan yang inovatif dan futuristik yang disusun dan dijadikan komitmen bersama.

Kebun raya atau taman kehati merupakan aset UNNES yang dapat dikembangkan menjadi eduwisata. Tiga konsep kebun raya sangat fleksibel yaitu research, recreation and education.

Video bisa di tonton di sini.

http://unnes.ac.id/berita/unnes-dan-p…
http://www.unnes.net/2015/01/wisata-k…
ByNoor Said

Awas, Bumi Semakin Panas!

Pernah mendengar orang berkata, “HARI INI PANASNYA KAYAK DI GURUN PASIR.”

Atau malahan kalian sendiri pernah bilang, “Panas sekali cuaca hari ini.”

Pemanasan global (bahasa Inggris: Global warming) adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser (bongkahan es yang besar) dan punahnya berbagai jenis hewan.

Adapun penyebab pemanasan global Efek rumah kaca, Efek umpan balik, Variasi Matahari.
Dampak dari pemanasan global mulai dari Iklim tidak stabil, peningkatan permukaan laut, suhu global cenderung meningkat, gangguan ekologis.
Video Pembelajaran hasil kerjasama antara Unit Pengembangan Media Pendidikan (UPMP) dengan Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.
Media pembelajaaran ini dengan Aplikasi Adobe Flash atau dahulu bernama Macromedia Flash. Dapat ditonton di sini atau langsung diunduh di sini.
https://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global
ByNoor Said

Ayo Selamatkan Lingkunganmu

Lingkungan yang sehat merupakan salah satu kebutuhan manusia. Lingkungan akan menjadi lebih baik jika semua orang sadar dan bertanggungjawab akan kebersihan lingkungan, karena hal itu harus ditanamkan sejak dini, di sekolah pun kita diajarkan untuk selalu hidup bersih. Kita harus menyadari akan pentingnya kebersihan lingkungan mulai dari rumah kita sendiri misalnya rajin menyapu halaman rumah, rajin membersihkan selokan rumah kita, membuang sampah pada tempatnya. Lingkungan sehat ada tanda-tandanya. Ciri-ciri lingkungan sehat dapat kita lihat misal udara bersih, ada tempat sampah, terdapat tumbuhan hijau. Lingkungan yang sehat dapat mecegah menyakit dan membuat kita lebih nyaman.

Beberapa tanda lingkungan tidak sehat antara pencemaran udara, pencemaran tanah dan pencemaran  airnya. Udara dikatakan tidak bersih jika udara tersebut terkotori oleh asap. Udara kotor tidak baik untuk kesehatan pernapasan. Tanah dikatakan tidak bersih jika di tanah tersebut terdapat sampah. Sampah yang menggunung akan mengeluarkan bau tidak sedap. Selain itu, sampah tersebut menjadi tempat kerumunan lalat. Lalat ini dapat menyebarkan kuman penyakit ke tempat lain. Air dikatakan tidak bersih jika air tersebut tergenang karena penuh sampah. Air yang tergenang dapat menjadi sarang nyamuk. Nyamuk ini dapat menjadi pembawa penyakit. Ciri-ciri lingkungan tidak sehat udara kotor berbau, tidak adanya tempat sampah, tidak terdapat tumbuhan hijau.

Materi ini versi Microsoft Powerpoint dapat ditonton atau langsung diunduh disini.

http://mastugino.blogspot.co.id/2013/10/lingkungan-sehat.html
ByNoor Said

Kenali Rambu-Rambu Lalu Lintas Sejak Dini

“Kak, kok parkir di sini sih.”
“Di sini kan tidak boleh parkir.”
“Emang kenapa dik.. “
“Kata ibu guru, kalau ada tanda itu tidak boleh parkir Kak..”
Si kakak kemudian terdiam dan kebingungan.
Cuplikan dialog di video pembelajaran rambu lalu lintas bisa ditonton atau diunduh di sini.

 

Sebagai pengguna jalan kita diwajibkan untuk tertib dan mematuhi semua peraturan lalu lintas yang ada. Bukan hanya bermanfaat bagi kita namun juga bagi orang lain. Percaya atau tidak, banyak kasus kecelakaan terjadi karena tidak menaati peraturan lalu lintas yang ada.

Misal, tanda huruf “S” di silang tersebut merupakan tanda larangan bagi kita untuk berhenti. Tanda berikutnya adalah tanda huruf “P” di silang tersebut berarti kita dilarang untuk parkir. Bila kita melihat terdapat tanda garis (-) menandakan kita dilarang masuk, dan sebagainya tanda tersebut sangat penting kita ketahui.

Video ini merupakan media pembelajaran mengenai rambu lalu lintas yang ada di Indonesia untuk anak usia dini hingga sekolah dasar. Melalui video ini, anak diajak untuk mengenal rambu lalu lintas sejak kecil. Diharapkan dengan penanaman pengetahuan mengenai rambu lalu lintas sejak kecil, anak-anak Indonesia dapat memahami betapa pentingnya mematuhi rambu lalu lintas saat berkendara.

 

 

 

ByNoor Said

(UCE) UNNES Career Expo 2016

Puluhan lowongan kerja ditawarkan dalam UNNES Career Expo 2016 yang diadakan oleh Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES.

Terdapat 28 perusahaan dari berbagai bidang yang berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar di Gedung Training Centre UNNES, Jalan Kelud Raya, Semarang, Selasa dan Rabu (2-3/8/2016).

Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. S Martono,M.Si. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lembaga, Dekan dan Pimpinan UNNES.

Kepala Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling Dr. H. Eko Supraptono, M.Pd mengatakan “kegiatan ini merupakan salah satu program kerja adalah Membangun jejaring dengan dunia kerja dan bursa kerja/Job fair. Pusat ini membantu civitas akademika dalam pengembangan kepribadian, pengentasan masalah, menyebarkan informasi dan memperisapkan mahasiswa atau alumni memasuki dunia kerja serta pengentasan masalah

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi berharap lulusan UNNES mampu menunjukan kemampuannya di hadapan pewawancara untuk bisa bergabung dan berkontribusi terhadap perusahaan yang dipilihnya.

Anda atau kawan anda sedang cari pekerjaan?
Datanglah… Sampai Jumpa di UCE Berikutnya!
Terima Kasih!

ByNoor Said

Launching Web LUMBUNG MEDIA LP3 UNNES

Kamis,18 Februari 2016 di Gedung Auditorium UNNES, Sekaran Gunungpati diluncurkan Web Lumbung Media, persembahan dari Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES. Lumbung Media merupakan sistem informasi melalui laman media.lp3.unnes.ac.id yang berisi sejumlah media pembelajaran untuk tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

Serangkaian acara juga berlangsung pada hari itu diantaranya acara penandatanganan kerjasama, penyerahan sertifikat pendidik, penyerahan hadiah lomba tari dan senam konservasi.

Ada lima penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Demak, Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Tegal, Dinas Pendidikan Grobogan serta Yayasan Agus Sutanto.

Ketua LP3, Dr. Abdurrahman, M.Pd. bersepakat untuk mengadakan kerjasama dalam penyelenggaraan Pengembangan Profesi Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah di Kabupaten Demak, Tegal, Grobogan dan kerjasama dengan Yayasan Agus Sutanto dalam Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sorong Tahun 2016, yang merupakan tindak lanjut kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. menyerahkan sertifikat kepada 1476 guru profesional, Penerima terbagi atas 1248 lulusan PLPG dari Kementerian Pendidikan dan 228 lulusan dari Kementerian Agama.

Rektor berpesan penerima sertifikat agar terus mengedepankan profesionalitas dalam mengemban tugas karena sertifikasi ini bertujuan untuk menyiapkan guru professional, meningkatkan kinerja profesi guru yang berkelanjutan.

“Tantangan terberatnya adalah guru harus melakukan pengembangan diri pasca sertifikasi,” ujar Prof Fathur.

Hal ini sesuai dengan ancangan reformasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yakni memberikan sertifikasi guru sesuai dengan ukuran-ukuran kinerja, pembinaan guru berkelanjutan dan upaya revitalisasi LPTK.

Di akhir acara diadakan seminar pengembangan profesi guru menghadirkan pembicara nasional yaitu Prof. Dr. Tri Marheani Pudji Astuti, M.Hum. dengan moderator Dr. Isnarto, M.Si. Untuk materi seminar klik disini.

Video Launching Web Lumbung Media UNNES dapat diunduh/dinikmati melalui kategori Produk Kegiatan Event di LUMBUNG MEDIA atau klik disini.