Produk

ByNoor Said

“SIBUNGMA” wong Jawa nanging ora bisa basa Jawa

Apakah kamu Wong Jowo? Kalau begitu, ada baiknya kalau kamu mulai perhatian lagi dengan budaya dan bahasa nenek moyangmu ini. Sadarkah kalau beberapa anak muda jaman sekarang, termasuk kamu — kita, yang keturunan Jowo ini semakin hari semakin terkikis budayanya dan sudah banyak yang gak paham dengan bahasa daerah kita sendiri?

Bahasa Jawa adalah bahasa yang dikenal paling susah di dunia. Hal ini terjadi karena dalam bahasa ini ada 3 tingkatan bahasa yang digunakan untuk hal berbeda. Misal bahasa untuk mengobrol dengan orang seumur, dengan orang yang lebih tua dan untuk orang yang sangat dihormati semisal guru atau mungkin pembesar. Tidak semua orang Jawa mampu melakukannya. Biasanya mereka akan menggunakan Bahasa Indonesia jika bingung dengan bahasa yang lebih halus.

Saat kita masih kecil sekolah di SD dan SMP, Bahasa Jawa adalah salah satu pelajaran yang dianggap penting. Meski hanya berupa muatan lokal, namun perannya membuat kita semua mengetahui apa-apa saja terkait dengan bahasa yang sering kita gunakan.

Hal semacam ini tidak akan dirasakan oleh anak-anak zaman sekarang. Pelajaran Bahasa Jawa akhirnya digantikan dengan bahasa yang katanya lebih hebat. Misal bahasa asing seperti Bahasa Inggris dan juga Bahasa Jepang. Jika di sekolah saja sudah mulai ditiadakan, lantas anak-anak akan belajar bahasa daerahnya di mana?

Berikut salah satu produk dengan Aplikasi Adobe Flash Player berjudul “SIBUNGMA” inovasi untuk mengenalkan tembung krama yang menarik dan menyenangkan. Berisikan tembung Wilangan, Sesulih, Kriya dan Aran. Oleh Rina Wulandari, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES. Skripsi disusun sebagai suatu proses kegiatan akademik untuk memberikan kontribusi terhadap penelitian bidang pendidikan.

Penting untuk kita saksikan disini dan dapat juga diunduh disini.

Tak ada salahnya belajar berbicara bahasa Jawa. KALAU BUKAN KAMU, siapa lagi yang akan melestarikan bahasa dan budaya warisan nenek moyangmu ini?

http://www.lensaterkini.web.id/2015/11/5-alasan-mengapa-bahasa-jawa-semakin.html#ixzz4Go0UxPDG
http://www.hipwee.com/daripembaca/jangan-ngaku-bangga-jadi-wong-jowo-kalau-belum-menerapkan-5-hal-ini-dalam-kehidupanmu/
ByDr. Isnarto, M.Si,

Model Pembelajaran Gepokan Berbantuan Game Random

Model Pembelajaran Gepokan Berbantuan Game Random, menghantarkan Yunina Resmi Prananta, S.Pd. menjuarai Lomba Guru Unggul Inovatif yang diselenggarakan LP UNNES pada tahun 2015. Untuk mempublikasikan keunggulan dan keinivatifan model pembelajaran tersebut, Unit Media di Pusat Pengembangan Kurikulum, Media Pendidikan, MKU dan MKDK memproduksi menjadi sebuah video pembelajaran. Untuk menikmatinya, silakan klik di [sini].

Bymedia lp3

Belajar KPK – Ruang Tunggu

Raka ingin mengembalikan buku Dinda yang ketinggalan saat mereka bertemu ketika check up, padahal waktu mereka check up berbeda-beda, dibantu oleh Intan, Raka mencoba mengembalikan buku tersebut. Bagaimana cara Intan membantu Raka? Simak video berikut ini.

Bymedia lp3

Belajar Luas – Pesta Siaga

 

Hampir dalam aktivitas sehari-hari entah disadari atau tidak kita pasti menggunakan matematika. Seperti yang dicontohkan mahasiswa matematika FMIPA Unnes berikut. Mereka mengaplikasikan teori luas bangun datar untuk menentukan banyak peserta yang akan mengikuti kegiatan pesta siaga yang mereka adakan. Bagaimana caranya? Simak video berikut.

Bymedia lp3

MIPA Treasure – Belajar Menghitung Skala

Skala dalah perbandngan antara jarak pada gambar dengan jarak sesungguhnya. Skala biasanya digunakan pada denah lokasi, peta, dan rancangan benda. Bagaimana memahami konsep skala dalam perbandingan? Belajar tentang skala dengan teka-teki yang dituangkan ke dalam peta harta karun akan sangat menarik seperti yang dilakukan oleh mahasiswa matematika FMIPA Unnes. Simak video berikut.

Bymedia lp3

Media Pembelajaran IPA Sekolah Dasar

Sayoga dan Khusnul Fauziyah, masing-masing dari SDN Gunungpati 02 dan SDN Patemon 01 Semarang berkolaborasi mengembangkan media pembelajaran IPA kelas 2 Sekolah Dasar. Karya berjudul ‘Saling Ketergantungan Makhluk Hidup” ini diproduksi ketika keduanya mengikuti Diklat Fungsional Pengembangan Media Pembelajaran yang diselenggarakan oleh PPMP – LP3 Universitas Negeri Semarang. Materi (1) Hubungan antar makhluk hidup, (2) Hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya, (3) Hubungan makan dan dimakan antar makhluk hidup, dan (4) Pengaruh perubahan lingkungan, disajikan secara lengkap. Untuk pendalaman materi, Sayoga dan Fauziyah mengakhiri dengan latihan soal yang dikemas dalam model quiz, dilengkapi dengan pensekoran otomatis. Media selengkapnya silakan dilihat di [sini].

Bymedia lp3

Media Pembelajaran Pemilu

Komisi Pemilihan Umum menggelar Pilkada Serentak pada 9 Desember 2015 mendatang. Pemilihan umum (Pemilu) merupakan pesta demokrasi bagi rakyat untuk memilih wakilnya yang duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif. Kajian tentang pemilu merupakan  mteri pokok yang wajib dipelajari oleh siswa kelas 6 Sekolah Dasar di mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Untuk membantu guru melaksanakan pembelajaran, empat guru Sekolah Dasar di Kota Semarang, yakni Sutikno (SDN Kedungmundu), Yuarita (SDN Wonoplembon 02), Kuntarti Endah Darini (SDN Sendangmulyo 02), dan Yenny Rachmawati (SDN Sendangmulyo 02), mengembangkan media pembelajaran tentang pemilu ini. Karya mereka saat mengikuti Diklat Fungsional Pengembangan Media Pembelajaran di PPMP – LP3 Unnes tanggal 7-8 Oktober dilanjutkan 16-17 Oktober 2015 dapat diunduh di [sini].

ByDr. Isnarto, M.Si,

Gara-Gara Bus UNNES

Sebagai universitas konservasi, UNNES menyediakan transportasi massal di dalam kampus. Dengan kebijakan tempat parkir tersentral, warga UNNES mendapat layanan transportasi gratis di lingkungan kampus dengan bus yang siap berkeliling seputar kampus. Keberaadan bus UNNES, ternyata menginspirasi mahasiswa untuk menjadikannya sebagai sumber belajar tentang hubungan antara jarak, waktu dan kecepatan. Simak video pendidikan berikut ini.

ByDr. Isnarto, M.Si,

Ternyata Mudah

Video pendidikan ini menayangkan fragmen singkat yang mengangkat manfaat matematika dalam kehidupan sehari-hari. Berlatar belakang kesejukan hutan mini UNNES, mahasiswa Matematika UNNES menampilkan mudahnya perhitungan pohon di hutan menggunakan bantuan matematika. Untuk melihat secara utuh “kemudahan hidup” dengan ilmu matematik, silakan simak video berikut.

ByDr. Isnarto, M.Si,

Kue Ulang Tahun Cerlin

Di saat ulang tahun, Cerlin mendapat hadiah kue dari ketiga temannya. Cerlin terlanjur mengiris kue berbentuk tabung itu menjadi 6 potong yang sama. Saat itulah teman-teman tersadar bahwa mereka hanya berempat, bukan berenam. Nah, bagaimanakah Cerlin harus mengiris potongan-potongan kue itu sehingga dapat dibagi secara adil? Jawabanya ada di video pembelajaran ini.